Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Tanda Titik Tinggal Kisah

Sebelumnya aku pernah menyerah, tapi bagaimana lagi hati tidak bisa menahan rasa yang saat itu pura-pura aku abaikan. Aku kira tanda titik sebelumnya adalah akhir, tapi nyatanya aku mencoba melanjutkan kalimat lain setelah itu. Menyesal? Sungguh tidak sama sekali. Setelah melanjutkan kisah itu, aku jadi percaya bahwa tidak ada kata "wanita hanya bisa menunggu". Ya, banyak wanita takut menyatakan perasaannya. Sama halnya aku yang dulu. Dulu aku mencoba hanya sebisaku saja, kalau dia mau pasti jadi. Kalau tidak, ya pasti sakit hati.  Percaya atau tidak, aku benar-benar bukan menjadi diriku saat itu. Saat aku melanjutkan tanda titik yang tadinya ku pikir yang terakhir. Aku merasa menjadi wanita paling berani, padahal paling cupu sebenarnya. Mencoba lagi tanpa takut jatuh, meskipun peluang hancur 99%. Akhirnya aku memulai lagi, dia merespon lagi. Ya, dia memang seperti itu. Tidak usah heran kalau aku jadi terbawa perasaan. Memang aku saja yang perasa. Bodoh? Tidak ada kata b...