Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Rindu

Duduk menepi di dalam sunyi Menunggu klakson datang meneriaki Hilir mudik ciptaan Tuhan di hadapanku Ku tetap terpaku pada sepiku Entah berapa banyak hembusan angin menerpaku Jujur ku tak hiraukan itu Ceriaku datang pun aku tetap mematung Ada apa dengan diriku? Pecah sudah kaca-kaca di depanku Berperang sudah tentara di jiwaku Sakit tertahan egoisku Oh, apakah egoisku? Ku pikir itu hak diriku sebagai dewimu Ribuan detik ku arungi Dewaku tak jua menyapaku Hanya tong kosong yang dewaku berikan Aku muak, sungguh sangat muak Adakah rindu yang tak menyakitkan? Rindu seperti kenyataan yang tak bisa terpungkiri Pahit yang tak bisa dimaniskan Oh dewaku, kapankah kau balas rinduku ini?

Digantungin?

Ngeselin emang kalo digantungin, apalagi digantungin....................kamu:') eh tapi ini gak lagi bahas si "kamu" kok hahahaha. Sumpah liburan yang amat panjang ini emang kayak diombang-ambing (apasih), kayak lu lagi nunggu bus di halte tengah malam dimana sebenernya busnya itu belum tentu lewat atau emang gak lewat, ya mudah-mudahan lu pada ngerti sama maksud gua-_- Jadi, sebelum libur panjang kan UAS tuh dan mepet banget lebaran makanya pengumuman remedial (jgn sampe gua kena remed) sama IP sementara pun belom keluar sampe setelah lebaran. Pas semingguan setelah lebaran ada email dari sekprodi, kirain ngumumin kalo IP udah keluar dan ternyata minta ditransfer (lu tau lah maksud gua). Beteee banget sumpah, nilai belom keluar udah diumumin gituan, mana gak jelas kapan nilainya muncul di portal mahasiswa. Jedag jedug beneran dah gua sama IPK guaaaaa:(( jadi berasa digantungin sekprodi gitu:(( apasih cerita ini gak ada unsur nasihat emang gak penting, gua heran kenapa gu...

Rumit

Jalan mulai berliku Tak ada lagi yang mulus Mulai terasa kaku Pening dan terasa haus Semakin mengikuti jalan tak mulus Mual, muak, putus asa pun terasa Berkelok-kelok tak berarus Tergocang kuat menahan rasa Apa dayaku? Aku tak bisa membuat jalan itu lurus dan mulus Sendirian apalah dayaku mengubah jalan itu Andai kau bantu aku dengan tulus Jalan itu tak ubahnya menjadi berliku Jelas akan rumit Jalan yang biasa dilalui dengan lancar bebas hambatan Bagai tak ada rasa sulit Kini kelokan saja penuh teriakan Akankah kau bantu aku melewatinya? Ini seperti sebuah tantangan Apakah untuk ku saja? Sungguh ini jelas bukan Sadarkanlah hatimu Ini jalan kita, bukan? Bertahannya diriku bukan tanpa alasan Aku hanya ingin meyakinkanmu Meneguhkan perasaan Untuk mengajakmu melintasi kelokan itu Namun, Jika bertahannya diriku tak mampu sadarkanmu Seorang diri pun akan aku lewati semua kelokan Walaupun penuh ragu Takut akan kehancuran Resah sampai tersendu Gagal suda...