Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Kemungkinan Tanda Titik

Sebagai seorang wanita, aku benar-benar muak masa-masa di saat aku mulai mencintai tanpa dicintai. Bolehlah kau bilang aku ini bodoh, cinta sepihak memang bodoh kan? Iya akulah itu, si penikmat cinta sepihak yang kerjaannya hanya menunggu yang tak pasti. Ini bukan keinginanku. Otak bisa bertindak semaunya, tapi hati mana bisa diatur untuk bilang "tidak mencintainya" kan? Semakin hari semakin jatuh rasanya. Semakin menjadi-jadi saja gilaku ini. Semakin bodoh saja menunggu. Ingin berhenti berusaha tapi sudah sampai sejauh ini, bagaimana bisa aku lepaskan? Tinggal menunggu kepastian yang mungkin tidak akan jelas pada akhirnya. Atau memang aku saja yang terlalu terhempas melayang ke angkasa, padahal dia tetap berada di tempatnya. Ya.. kembali lagi ini mungkin cinta sepihak saja, yang ku buat seperti aku dan dia sama-sama memiliki rasa yang sama. Cerita masih terus berjalan sampai ku tahu jawaban akan hatimu, walau bukan dengan kata-kata. Mungkin tanda titik akan mengakhi...

Kekhilafan Hati

Hari itu entah mengapa ada yang berbeda. Ada yang menarik. Entah bagaimana caranya sosok itu terlihat menarik. Ah.. ku pikir mungkin khilafku saja. Namun, semakin ku tegaskan dia semakin menawan saja. Heran memang pasti, mengapa hanya dia yang terlihat. Sejak hari itu, entah mengapa aku jadi makin gila karenanya. Ya, kau tahulah pasti bagaimana cara wanita mencari tahu sosok yang sedang Ia kagumi, jiwa FIB-nya keluar begitu saja. Oh.. dia itu dia, iya aku tahu sedikit demi sedikit dari goa-goa yang ku telusuri. Dia beginilah, begitulah kata sang goa. Perlahan sudah aku mengagumi sampai pada titik aku mulai menyukai. Rasanya hampir mau ku tarik saja dia saat di depanku, memang sudah gila sepertinya. Mulai beranilah aku bercerita kepada teman-teman dekatku bahwa aku khilaf hati. Dukungan menghampiriku, karena itulah aku makin khilaf.  Takut mulai datang, pikiran mulai mengacau, yaa sebenarnya memang sudah kacau sedari awal. Hati takut tak sampai hatinya, pikiran mengecoh mel...